<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bali Sewa Mobil Blog Bali</title>
	<atom:link href="http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog</link>
	<description>Layanan sewa mobil terbaik Bali</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Oct 2011 03:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lukisan Anatomi Tubuh Diminati Wisatawan Muda Usia</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/10/lukisan-anatomi-tubuh-diminati-wisatawan-muda-usia/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/10/lukisan-anatomi-tubuh-diminati-wisatawan-muda-usia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 03:05:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Tren lukisan bertemakan anatomi tubuh manusia terutama perempuan telanjang, berlanjut. Berbagai art shop yang terletak di seputaran Kuta dan Legian menyediakan lukisan perempuan seksi yang menggunakan kanvas sebagai medianya ini, dengan disajikan dalam banyak sudut pandang, baik dari sudut depan, samping, bahkan belakang.
Menurut seorang pekerja di sebuah art shop lukisan, mengatakan lukisan anatomi tubuh seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tren lukisan bertemakan anatomi tubuh manusia terutama perempuan telanjang, berlanjut. Berbagai art shop yang terletak di seputaran <a title="pantai kuta bali" href="http://surgabali.biz/pantai_kuta_legian_seminyak.php" target="_blank">Kuta</a> dan Legian menyediakan lukisan perempuan seksi yang menggunakan kanvas sebagai medianya ini, dengan disajikan dalam banyak sudut pandang, baik dari sudut depan, samping, bahkan belakang.</p>
<p>Menurut seorang pekerja di sebuah art shop lukisan, mengatakan lukisan anatomi tubuh seperti ini yang kini diminati wisatawan. Lukisan anatomi tubuh seperti ini dapat dikatakan tren lukisan sekarang. Walaupun banyak art shop yang menyiapkan lukisan anatomi tubuh ini, namun lukisan anatomi tubuh bukan berarti lukisan yang laris terjual. Walaupun ada yang menyukai lukisan anatomi tubuh, namun lukisan lain yang salah satunya adalah lukisan abstrak, juga sering kali diminati wisatawan., yang terletak di seputaran <a title="sewa mobil di kuta bali" href="http://surgabali.biz/pantai_kuta_legian_seminyak.php" target="_blank">Kuta.</a> Wisatawan memiliki nilai seni berbeda, maka berbeda pula lukisan yang diminati wisatawan.</p>
<p>Dari berbagai lukisan anatomi tubuh yang diproduksi, kebanyakan merupakan anatomi tubuh wanita. Lukisan yang memiliki nilai jual sampai jutaan rupiah ini terkadang menurut orang yang tidak mengerti seni, dinilai sangatlah vulgar. Menurut salah seorang pemilik art shop, lukisan seperti ini peminatnya cenderung wisatawan yang tergolong berusia masih muda. Mungkin karena pengaruh jiwa muda. Lukisan anatomi tubuh memang kebanyakan terkesan seksi dan vulgar, namun lukisan ini juga memiliki nilai seni.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/10/lukisan-anatomi-tubuh-diminati-wisatawan-muda-usia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Festival Sambal Bali di Bali Safari Marine Park</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/08/festival-sambal-bali-di-bali-safari-marine-park/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/08/festival-sambal-bali-di-bali-safari-marine-park/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 06:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita mobil]]></category>
		<category><![CDATA[bali kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[bali safari marine park]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar bali]]></category>
		<category><![CDATA[makanan bali]]></category>
		<category><![CDATA[obyek wisata bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Makanan pedas merupakan ciri khas dan kuliner Indonesia. Hal ini menjadi khazanah budaya yang patut dilestarikan sebagai salah satu produk pariwisata. Hal ini pula menjadi salah satu ide dan diselenggarakan Chili Festival, di Bali Safari dan Marine Park, Minggu (7/8/2011).
Festival Chili merupakan salah satu upaya konservasi budaya dalam hal culture yang dilakukan Bali Safari dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Makanan pedas merupakan ciri khas dan kuliner Indonesia. Hal ini menjadi khazanah budaya yang patut dilestarikan sebagai salah satu produk pariwisata. Hal ini pula menjadi salah satu ide dan diselenggarakan Chili Festival, di Bali Safari dan Marine Park, Minggu (7/8/2011).</p>
<p>Festival Chili merupakan salah satu upaya konservasi budaya dalam hal culture yang dilakukan Bali Safari dan Marine Park secara reguler. Kali ini acara yang diselenggarakan merupakan yang ketiga setelah rutin diselenggarakan sejak tahun 2009. Chili Festival kali ini dibuka oleh Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, didampingi oleh General Manajer Bali Safari dan Marine Park, Hans Manansang, serta Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha.</p>
<p>Festival Chili yang diselenggarakan menyajikan sebanyak 300 jenis sambal yang tersebar di seluruh daerah di kabupaten yang ada di Bali. Festival yang diselenggarakan hingga satu bulan penuh ini, sekaligus sebagai daya tarik wisatawan yalig berkunjung ke Bali Safari dan Marine Park.</p>
<p>BKOW Bali<br />
Sementara itu, Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Bali berpartisipasi pada Chili Fertival Bali Safari alias Festival Sambal Bali. Di antara 360 peserta yang ambil bagian, lima delegasi berasal dan BKOW Bali, yang diwakili Gatriwara (dari ibu ibu Legislatif/DPRD Bali), IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Bali, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) PWKI dan PWKI.<br />
Ketua BKOW Bali, A.A.A. Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H. M.M. Gatriwara menerangkan Gatriwara Bali membuatt sambal kulit jeruk. IWAPI sambal kecombrang alias sambal kecicang/bongkot, WHDI sambal matah variasi, WKRI sambal mangga, dan PWKI sambal dabu dabu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/08/festival-sambal-bali-di-bali-safari-marine-park/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Soal Keputusan Pengelolaan Obyek Wisata Tanah Lot</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/04/soal-keputusan-pengelolaan-obyek-wisata-tanah-lot/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/04/soal-keputusan-pengelolaan-obyek-wisata-tanah-lot/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 13:04:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Kisruh pengelolaan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot benar-benar bak bola api, terus menggelinding dan memanas. Setelah pernyataan sikap koalisi parpol, aksi penggalangan kekuatan oleh pemuda, rapat parapangemong Pura Luhur Tanah Lot yang mendukung pengelolaan DTW Tanah Lot oleh pihak Desa Pakraman Beraban, Jumat (1/4) kemarin, giliran lebih dari seribu warga Desa Pakraman Beraban Kecamatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisruh pengelolaan Daerah Tujuan Wisata (DTW) <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> benar-benar bak bola api, terus menggelinding dan memanas. Setelah pernyataan sikap koalisi parpol, aksi penggalangan kekuatan oleh pemuda, rapat parapangemong Pura Luhur <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> yang mendukung pengelolaan DTW Tanah Lot oleh pihak Desa Pakraman Beraban, Jumat (1/4) kemarin, giliran lebih dari seribu warga Desa Pakraman Beraban Kecamatan Kediri mendatangi Kantor Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a>.<br />
Massa menyampaikan aspirasi dan tuntutannya terkait pengelolaan obyek wisata <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a>.  Mereka mendeadline Bupati Tabanan agar dalam tiga hari kerja memberi keputusan terkait tuntutan tersebut. Massa dari Beraban yang dipimpin Bendesa Adat dr. I Way an Arwata dengan mengenakan pakaian adat madya diiringi bleganjur, membawa spanduk dan panji-panji kebesaran Desa Beraban. Intinya, mereka menuntut Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, segera mengambil keputusan terkait pengelolaan DTW <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot.</a><br />
<img src="http://balisewamobil.biz/bali-blog/wp-content/uploads/2011/04/tanah-lot-bali.jpg" alt="obyek wisata tanah lot bali" title="tanah-lot-bali" width="250" height="188" class="align left size-full wp-image-187" />Ketua IV Tim Perjuangan Pengelolaan <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a>, I Made Sujana, mengingatkan massa bahwa kedatangan mereka ke kantor bupati adalah memberikan dukungan kepada Tim Perjuangan Pengelolaaan Tanah Lot. Dua puluh orang Tim Perjuangan Pengelolaan <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> diterima Sekkab <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> I Nengah Judiana, mewakili Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> yang ketika itu tidak ada di tempat.<br />
Dalam pertemuan itu, Judiana didesak dengan dua pertanyaan terkait kapasitasnya bisa mengambil keputusan. Namun, Judiana hanya berjanji menyampaikan asipirasi warga Beraban kepada pimpinan. “Saya tidak berhak memutuskan. Saya akan sampaikan kepada Bupati,” jawab Judiana.<br />
Sujana pun mengingatkan kepada seluruh pejabat di <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> dan pimpinan daerah membaca proposal yang telah diajukan Desa Pakraman Beraban. Dia berharap para pejabat tidak terpengaruh isu yang berkembang. “Mohon proposalnya dibaca saksama. Jika ada hal yang tak jelas, kami siap memberikan penjelasan dan mempresentasikannya,” tandas Sujana.<br />
Selanjutnya, Judiana bersama Tim Perjuangan menemui warga yang duduk-duduk menunggu di halaman kantor bupati. Kepada warga disampaikan jika asprasi masyarakat Beraban ditampung dan akan disampaikan kepada Bupati untuk mendapatkan kajian. Usai demo di Kantor Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a>, massa kemudian kembali pulang.<br />
Sementara itu, di Wantilan Pura Luhur Tanah Lot, seluruh pengempon Pura Luhur Tanah Lot yang terdiri dan 465 kepala keluarga mengadakan rapat akbar yang tujuannya menindakianjuti keputusan pengelolaan obyek wisata Tanah Lot. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Pengemong <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Pura Luhur Tanah Lot</a>, I Ketut Toya Adnyana. Inti keputusan dan rapat akbar tersebut adalah, pengempon Pura Luhur Tanah Lot akan melakukan pemungutan donation apabila pihak pemerintah daerah tidak memperhatikan keinginan Desa Pakraman Beraban yang telah diajukan. Rapat akbar ini adalah tindak lanjut dan rapat sebelumnya, yang tujuannya untuk mendukung perjuangan Desa Beraban atas pengelolaan obyek wisata <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a>. Harapan mereka, pemerintah memperhatikan dengan saksama konsep yang diajukan Desa Pakraman Beraban demi kemajuan <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> ke depan. Keterlambatan pihak pemerintah daerah menyikapi permasalahan ini, merupakan hal yang sangat clisayangkan oleh pihak pengempon Pura Luhur Tanah Lot.  Pihak pengempon <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Pura Luhur Tanah Lot</a> telah mengadakan kesepakatan tentang pengelolaan Tanah Lot ke depan demi kebaikan bersama,” ujar ToyaAdnyana.<br />
(dikutip dari Bali Post)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/04/soal-keputusan-pengelolaan-obyek-wisata-tanah-lot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Raya Nyepi di Bali</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/03/hari-raya-nyepi-di-bali/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/03/hari-raya-nyepi-di-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 07:10:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[budaya bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Tahun Baru Caka 1933 yang dikenal di Bali dengan hari raya Nyepi selalu diisi dengan melaksanakan Catur Brata Panyepian. Ada yang menanyakan, apakah pada saat Nyepi harus puasa?
Sebenarnya puasa tidak termasuk dalam Catur Brata Panyepian. Hanya untuk memudahkan kita melaksanakan brata, puasa dirasa perlu tetapi tidak diharuskan. Puasa tidak makan (upawasa), puasa tidak berbicara (mauna), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun Baru Caka 1933 yang dikenal di Bali dengan hari raya Nyepi selalu diisi dengan melaksanakan Catur Brata Panyepian. Ada yang menanyakan, apakah pada saat Nyepi harus puasa?<br />
Sebenarnya puasa tidak termasuk dalam Catur Brata Panyepian. Hanya untuk memudahkan kita melaksanakan brata, puasa dirasa perlu tetapi tidak diharuskan. Puasa tidak makan (upawasa), puasa tidak berbicara (mauna), dan puasa tidak tidur (jagra) adalah brata pada saat Siwaratri. </p>
<p>Kalau pada saat Nyepi kita juga melaksanakan puasa, Secara otomatis kita akan lebih mudah melaksanakan amati gni karena pada saat itu kita tidak memasak. Kita tidak mempersiapkan hidangan (amati karya), otomatis kita tidak keluar rumah untuk berbelanja misalnya (amati lelungan) lebih-lebih kalau kita tidak menikmati hidangan yang enak, kita sudah melaksanakan amati lelanguan.</p>
<p>Yang terpenting dari pelaksanaan Nyepi adalah Catur Brata Nyepi. Percuma saja kita berpuasa, tetapi kita menyalakan api, bepergian, atau mengerjakan sesuatu yang tidak perlu bahkan asyik ngerumpi. Sebaiknya Brata Nyepi dibarengi dengan olah batin dan perenungan.<br />
Pada siang hari mungkin bisa membaca sastra suci tentang tutur suci atau purana. Sore harinya diisi dengan diskusi agama dan pada malam harinya bisa melaksanakan kegiatan sambang samadhi atau meditasi, yaitu merenungkan apa yang telah kita perbuat, apa yang akan kita perbuat, serta mengevaluasi apa yang telah kita capai. Selanjutnya perenungan diarahkan menuju perenungan akan jati diri kita yang sebenarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/03/hari-raya-nyepi-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPW Harapkan Standardisasi Tarif</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 02:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Biro perjalanan wisata (BPW) termasuk usaha jasa pariwisata lainnya rata-rata belum memiliki standar tarif yang telah disepakati bersama. BPW di Bali memang perlu memiliki standar tarif yang ditetapkan pemerintah. 
Setiap usaha di sektor pariwisata perlu didukung standar tarif. Seperti di BPW, banyak BPW nakal yang memainkan tarif untuk meraup orderan. Praktik banting tarif ini dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biro perjalanan wisata (BPW) termasuk usaha jasa pariwisata lainnya rata-rata belum memiliki standar tarif yang telah disepakati bersama. BPW di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> memang perlu memiliki standar tarif yang ditetapkan pemerintah. </p>
<p>Setiap usaha di sektor pariwisata perlu didukung standar tarif. Seperti di BPW, banyak BPW nakal yang memainkan tarif untuk meraup orderan. Praktik banting tarif ini dilakukan karena pengaruh persaingan yang tidak sehat. Praktik banting tarif sebenarnya merupakan langkah bunuh diri. BPW yang memberikan tarif murah, mereka akan merasakan kerugian. <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">Hotel</a> menaikkan tarif kamar sewajarnya BPW melakukan penyesuaian tarif dan bukan banting tarif. Praktik banting tarif ini umum dilakukan BPW yang tidak mengantongi izin. BPW ilegal melakukan banting tarif mungkin ingin memenangkan persaingan. Ini tentunya merugikan BPW yang selama ini telah mengantongi izin. </p>
<p>Untuk mengatasi permainan tarif tersebut diperlukan campur tangan pemerintah. Pemerintah di antaranya bisa saja melakukan penyeragaman tarif BPW dalam rangkaian standardisasi tarif pariwisata. Selain itu, pemerintah dalam penetapan tarif standar ini mesti berdasarkan hitungan ekonomi. Bisnis BPW tentunya memperhitungkan persentase keuntungan, pajak dan biaya operasional lainnya. Penetapan standar tarif ini perlu dipastikan tidak membuat BPW merugi melainkan bisa menjamin keberlangsungan usaha BPW.</p>
<p>Selain itu, perlu adanya payung hukum untuk menangani pelaku pariwisata khususnya BPW nakal yang melakukan banting tarif. Sementara itu, kawasan pariwisata di luar <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> belum ada yang menerapkan standardisasi tarif pariwisata. Bila disetujui, <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> yang mengawali penerapan perda standardisasi tarif pariwisata tersebut. Penerapan tarif standar BPW dari pemerintah ini perlu mendapatkan kontrol dari Asita. </p>
<p>Sementara itu, BPW kebanyakan sibuk dengan kegiatan usaha BPW tidak mungkin mengurusi upaya penyeragaman tarif. Melalui standardisasi penerapan tarif pariwisata yang ditetapkan pemerintah akan memudahkan BPW dalam berbisnis. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monkey Forest tetap Ramai Dikunjungi Wisman</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/monkey-forest-tetap-ramai-dikunjungi-wisman/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/monkey-forest-tetap-ramai-dikunjungi-wisman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 09:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali obyek wisata]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Objek wisata Monkey Forest di Ubud sampai saat ini masih tetap menjadi objek wisata yang cukup menarik bagi setiap wisatawan mancanegara yang mengunjungi kawasan desa wisata itu. Ini terbukti, jumlah wisman yang mengunjungi objek tersebut masih cukup ramai, kendati tidak seramai jika sedang musim liburan. Pasalnya, jika musim liburan, objek ini selain diramaikan wisman juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://surgabali.biz/obyek_wisata_main.php">Objek wisata</a> <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a> di Ubud sampai saat ini masih tetap menjadi <a href="http://surgabali.biz/obyek_wisata_main.php">objek wisata</a> yang cukup menarik bagi setiap wisatawan mancanegara yang mengunjungi kawasan desa wisata itu. Ini terbukti, jumlah wisman yang mengunjungi objek tersebut masih cukup ramai, kendati tidak seramai jika sedang musim liburan. Pasalnya, jika musim liburan, objek ini selain diramaikan wisman juga wisatawan domestik dari beberapa kota besar di Indonesia. </p>
<p>Saat ini memang tidak seberapa ramainya dibanding dengan jika musim libur. Kendati demikian, rata-rata 500 orang wisatawan per hari pasti menikmati jinaknya kera-kera di objek ini. Kunjungan wisatawan di <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a> nyaris tidak pernah sepi. Hanya saja, jumlahnya yang berfluktuasi sesuai dengan kondisi hari libur atau hari raya besar lainnya. Mengingat, selama ini <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a> tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, tetapi juga wisatawan domestik yang berasal dari seluruh kota besar yang ada di luar <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> yang sedang berlibur di daerah ini. Makanya, jika hari libur besar, jumlah pengunjung pasti membludak. Di bulan Desember karena hari Natal dan Tahun Baru, diyakini wisatawan mancanegara maupun domestik akan ramai mengunjungi <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a>. </p>
<p>Berkat jinaknya kera-kera, wisatawan sangat menyukai objek ini. Adapun wisatawan yang mengunjungi <a href="http://surgabali.biz/obyek_wisata_main.php">objek wisata</a> ini adalah wisatawan asal negara Asia seperti Cina, Hongkong, Taiwan dan lainnya cukup ramai mengunjungi Ubud. Para wisatawan ini sebelum mengunjungi Pasar Ubud, diawali dengan mengunjungi Monkey Forest. Dari informasi, jumlah kera yang ada di kawasan hutan yang luasnya sekitar 2 hektar tersebut, kini terus semakin bertambah. Dari jumlah kera yang ada itu, dikategorikan tidak nakal, yang membuat wisatawan bisa mencengkerama dengan kera sambil memberi makan pisang. Karena dikelola oleh desa pakraman, hutan yang ada di kawasan tersebut masih asri dengan berbagai pohon langkanya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/monkey-forest-tetap-ramai-dikunjungi-wisman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Angkutan Wisata Ilegal Terus Menjamur Akan Ditertibkan</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/angkutan-wisata-ilegal-terus-menjamur-akan-ditertibkan/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/angkutan-wisata-ilegal-terus-menjamur-akan-ditertibkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 04:03:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita mobil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan angkutan wisata dan kendaraan sewa tidak berizin (ilegal) di Bali terus menjamur. Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Propinsi Bali mengatakan, pihaknya akan segera menertibkan angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di Bali yang belum mengantongi izin itu. 
Dari hasil survai yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, dari 10 kendaraan sewa/angkutan pariwisata yang disidak hampir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keberadaan angkutan wisata dan kendaraan sewa tidak berizin (ilegal) di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> terus menjamur. Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Propinsi <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> mengatakan, pihaknya akan segera menertibkan angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> yang belum mengantongi izin itu. </p>
<p>Dari hasil survai yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, dari 10 kendaraan sewa/angkutan pariwisata yang disidak hampir 6 kendaraan di antaranya tidak mengantongi izin. Kendaraan sewa dan angkutan pariwisata yang tidak mengantongi izin termasuk kendaraan operasional <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> dan <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">vila</a> yang digunakan untuk mengantar wisatawan. </p>
<p>Pengoperasian angkutan pariwisata dan kendaraan sewa tersebut, memang mendorong peningkatan pendapatan per kapita masyarakat. Hanya saja, pengoperasian angkutan pariwisata dan kendaraan sewa ini mesti tetap memperhatikan legalitas usaha. Selain itu, keberadaan angkutan pariwisata dan kendaraan sewa ilegal ini sudah mulai menjamur. Ini akan berdampak terhadap kualitas layanan transportasi bagi wisatawan di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. </p>
<p>Dishub berharap, kecelakaan yang terjadi pada era tahun 1991 tidak terulang kembali. Insiden kecelakaan tersebut terjadi pada armada bus pariwisata yang mengangkut wisatawan yang bertujuan tour ke objek wisata Kintamani. Kecelakaan yang menimpa wisatawan saat kegiatan tour tersebut sangat berdampak negatif pada citra pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. </p>
<p>Saat ini, insiden kecelakaan yang menimpa wisatawan bisa diantisipasi dengan penyediaan armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa yang memadai. Armada angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">Bali</a> juga wajib dilengkapi dengan izin yang lengkap. Apabila melayani kegiatan tour wisatawan, pengelola armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa mesti memberikan jaminan keamanan dan jaminan asuransi ketika terjadi kecelakaan. </p>
<p>Wisatawan tentunya juga berharap ketika berlibur di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, mereka bisa mendapatkan layanan jasa transportasi terbaik dari pelaku pariwisata. Jangan sampai hotel sudah bintang lima tetapi kualitas angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> masih jauh dari bintang lima. Selain itu, angkutan pariwisata dan kendaraan sewa yang selama ini belum mengantongi izin akan dilegalkan. Ini termasuk angkutan pariwisata dan kendaraan sewa yang selama ini ilegal bisa melengkapi diri dengan asuransi melalui Jasa Raharja. </p>
<p>Dishub akan mengontrol jumlah angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Ini termasuk mengevaluasi tingkat kebutuhan angkutan wisata di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Dishub Bali akan mendata dan mengevaluasi jumlah armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> bersama Polda, Jasa Raharja, Organda dan Pawiba. </p>
<p>Selain itu, pemerintah pusat melalui Ditjen Angkutan Darat telah menyediakan kuota perizinan untuk armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Dishub tentunya juga perlu menghitung jumlah kebutuhan penambahan armada angkutan pariwisata dan sewa di Bali. </p>
<p>Penghitungan kebutuhan armada angkutan pariwisata dan kendaraan sewa ini untuk memberikan kepastian dunia usaha bagi masyarakat termasuk pengelola hotel/vila untuk mengurus izin angkutan pariwisata/kendaraan sewa bagi kendaraan yang dioperasionalkan. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/angkutan-wisata-ilegal-terus-menjamur-akan-ditertibkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HPI Minta Disparda Lakukan Penertiban Guide Ilegal Marak</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/hpi-minta-disparda-lakukan-penertiban-guide-ilegal-marak/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/hpi-minta-disparda-lakukan-penertiban-guide-ilegal-marak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 02:31:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan guide ilegal di Bali makin meresahkan pramuwisata yang mengantongi izin resmi di Bali. Humas Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Daerah Bali, mengatakan pramuwisata ilegal yang mendominasi di Bali saat ini meliputi pramuwisata bahasa Korea ilegal dan pramuwisata bahasa Mandarin ilegal. 
Total pramuwisata berlisensi yang tercatat di HPI Bali mencapai 8.000 orang, sementara yang aktif hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keberadaan guide ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> makin meresahkan pramuwisata yang mengantongi izin resmi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Humas Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Daerah <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, mengatakan pramuwisata ilegal yang mendominasi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> saat ini meliputi pramuwisata bahasa Korea ilegal dan pramuwisata bahasa Mandarin ilegal. </p>
<p>Total pramuwisata berlisensi yang tercatat di HPI <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> mencapai 8.000 orang, sementara yang aktif hanya berkisar 5.000 orang. Pramuwisata yang aktif ini sangat mengeluhkan keberadaan pramuwisata ilegal yang saat ini masih banyak beroperasi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Pramuwisata ilegal ini kerapkali ditemui pramuwisata HPI yang aktif mengantar tour wisatawan. Pramuwisata ilegal yang banyak ditemui mengantar wisatawan ini lebih banyak pramuwisata dengan bahasa Mandarin atau bahasa Korea.</p>
<p>HPI sangat menyesalkan Biro Perjalanan Wisata (BPW) pasar Cina dan BPW pasar Korea di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> yang masih menggunakan pramuwisata ilegal. HPI meminta Pemerintah Propinsi <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> melalui Dinas Pariwisata (Disparda) <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> untuk melakukan upaya-upaya penertiban terhadap guide ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> tersebut. Keberadaan pramuwisata ilegal ini menimbulkan kesenjangan sosial antara pramuwisata yang selama ini sudah mengantongi izin resmi. Di satu sisi banyak pramuwisata yang berlisensi yang tidak mengantar wisatawan, di sisi lain pramuwisata ilegal ini dengan sangat nyaman melakukan aksinya mengantar tour wisatawan. Ini menunjukkan kurangnya kontrol pemerintah terhadap pramuwisata ilegal yang mengantar tour wisatawan di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. </p>
<p>Sementara itu, diprediksi BPW pasar Korea dan BPW Pasar Cina di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> ini menggunakna pramuwisata ilegal untuk memudahkan mengantur pramuwisata tersebut. Ini termasuk kemungkinan munculnya kembali praktek jual-beli kepala (JBK). HPI sudah sering menerima laporan dari anggota terkait maraknya praktek pramuwisata ilegal. Ini mungkin bagian trik dari BPW nakal di Bali untuk menjual Bali secara murah melalui praktik JBK. </p>
<p>HPI minta kepada Disparda <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, melibatkan perwakilan dari Asita dan HPI dalam kegiatan penertiban pramuwisata ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Yang mengetahui keberadaan pramuwisata ilegal dan pramuwisata ilegal digunakan BPW di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> hanya HPI dan Asita. Selain itu, Disparda <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> wajib melibatkan Asita dan HPI dalam kegiatan sweeping menindak pramuwisata ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Sangat disayangkan jika Disparda <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> tidak melibatkan HPI dalam kegiatan sweeping pramuwisata ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>.<br />
<a href="http://surgabali.biz"></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/hpi-minta-disparda-lakukan-penertiban-guide-ilegal-marak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disparda Bali belum Kantongi Kajian Kebutuhan Kamar Hotel</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 01:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/</guid>
		<description><![CDATA[Upaya Pemprop Bali untuk memasukkan hotel di Kota Denpasar, Gianyar dan Kabupaten Badung dalam daftar negatif investasi (DNI) hanya akan mentok di tingkat wacana. Disparda Bali belum bisa melakukan kajian kebutuhan kamar hotel di Bali khususnya di Gianyar, Badung dan Denpasar karena terkendala anggaran.
Sebelumnya, sesuai imbauan Gubernur Bali, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Propinsi Bali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Upaya Pemprop <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> untuk memasukkan hotel di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Kota Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Kabupaten Badung</a> dalam daftar negatif investasi (DNI) hanya akan mentok di tingkat wacana. Disparda Bali belum bisa melakukan kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> khususnya di Gianyar, <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> karena terkendala anggaran.</p>
<p>Sebelumnya, sesuai imbauan Gubernur <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Propinsi <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> meminta Disparda <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> mengkaji jumlah kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di kawasan Badung, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Data hasil kajian tersebut bisa digunakan sebagai dasar kajian untuk menentukan apakah jumlah hotel di ketiga kawasan pariwisata tersebut sudah jenuh. Dari hasil kajian tersebut, bisa diajukan dasar kepada pemerintah pusat untuk menutup investasi asing untuk pembangunan <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Untuk mengkaji jumlah kamar hotel di Bali tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pengkajian kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> mesti melalui proses yang cukup panjang.</p>
<p>Sementara itu, komponen pariwisata meminta Pemprop <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> mengkaji pengeluaran izin hotel untuk wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, Denpasar, dan Gianyar yang dinilai sudah cukup padat. Ini bisa dilihat dari tingkat hunian kamar hotel di tiga kabupaten/kota di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> tersebut berada pada kisaran 50-60 persen. Sementara 40-50 persen kamar hotel belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu juga, Gubernur Bali pada dasarnya menerima masukan komponen pariwisata terkait upaya mengkaji pengeluaran izin <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Untuk menutup investasi hotel di ketiga kawasan tersebut membutuhkan kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> secara lengkap.<br />
Untuk itu, Gubernur Bali telah meminta komponen pariwisata untuk bisa membantu membuat kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> tersebut. Sekarang perlu adanya langkah proaktif dari komponen pariwisata untuk membantu pemerintah dalam mengkaji jumlah kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> terutama di tiga kawasan pariwisata <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> meliputi <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan Gianyar. Pengkajian jumlah kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> juga mesti dilakukan orang yang berkompeten. Disparda tentunya harus melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk instansi terkait untuk melakukan kajian kebutuhan kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Sampai saat ini Disparda <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> masih menunggu peran aktif dari komponen pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> untuk membantu mengkaji jumlah kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Tanpa dukungan komponen pariwisata, Disparda belum bisa mengantongi data kajian kebutuhan kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan Gianyar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Hadapi Masalah Lingkungan Pantai Makin Habis</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/bali-hadapi-masalah-lingkungan-pantai-makin-habis/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/bali-hadapi-masalah-lingkungan-pantai-makin-habis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 04:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Propinsi Bali menghadapi masalah lingkungan yang mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari abrasi yang terjadi hampir di seluruh pantai di Bali. Banyak lahan dan tebing kini beralih menjadi akomodasi wisata. Selain soal abrasi pantai, menurut Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bali juga mengalami alih fungsi lahan akibat perkembangan pembangunan. Tercatat dalam setahun ada alih fungsi lahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Propinsi <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> menghadapi masalah lingkungan yang mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari abrasi yang terjadi hampir di seluruh pantai di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Banyak lahan dan tebing kini beralih menjadi akomodasi wisata. Selain soal abrasi pantai, menurut Gubernur <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> Made Mangku Pastika, <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> juga mengalami alih fungsi lahan akibat perkembangan pembangunan. Tercatat dalam setahun ada alih fungsi lahan seluas 600 hektar. Kualitas air di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> juga menjadi masalah besar. Belum lagi kesadaran akan pentingnya lingkungan sehingga proses penegakan hukum perlu dilakukan. Dengan adanya Perda Tata Ruang Wilayah Daerah (RTRW) yang harus diikuti kabupaten dan kota di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Perda sudah punya tinggal dijabarkan lagi. Untuk menjaga lingkungan Bali perlu membangun program green province.</p>
<p>Program tersebut dijabarkan dalam green culture atau budaya hijau. Artinya, mengajak seluruh masyarakat <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> untuk sadar akan pentingnya Bali yang hijau dan bersih. Diharapkan seperti  Bali pada tahun 2011 bebas sampah plastik. Sementara itu, diharapakan supaya petani di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> untuk lebih banyak menggunakan pupuk organik dan mengurangi penggunaan pestisida. Hal itu sudah dicoba dengan menerapkan kebijakan tersebut di <a href="http://surgabali.biz/kab_buleleng.php">Buleleng</a> dan hasilnya cukup bagus.</p>
<p>Sementara untuk menjaga kualitas air, Gubernur <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> bersama pihaknya mengantisipasi dengan menaikkan pajak air bawah tanah sampai 1.000 persen. Tingginya kenaikan pajak ABT supaya masyarakat yang menggunakan ABT tidak seenaknya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/bali-hadapi-masalah-lingkungan-pantai-makin-habis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

