<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bali Sewa Mobil Blog Bali &#187; berita bali</title>
	<atom:link href="http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/category/berita-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog</link>
	<description>Layanan sewa mobil terbaik Bali</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Oct 2011 03:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Soal Keputusan Pengelolaan Obyek Wisata Tanah Lot</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/04/soal-keputusan-pengelolaan-obyek-wisata-tanah-lot/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/04/soal-keputusan-pengelolaan-obyek-wisata-tanah-lot/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 13:04:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Kisruh pengelolaan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot benar-benar bak bola api, terus menggelinding dan memanas. Setelah pernyataan sikap koalisi parpol, aksi penggalangan kekuatan oleh pemuda, rapat parapangemong Pura Luhur Tanah Lot yang mendukung pengelolaan DTW Tanah Lot oleh pihak Desa Pakraman Beraban, Jumat (1/4) kemarin, giliran lebih dari seribu warga Desa Pakraman Beraban Kecamatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisruh pengelolaan Daerah Tujuan Wisata (DTW) <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> benar-benar bak bola api, terus menggelinding dan memanas. Setelah pernyataan sikap koalisi parpol, aksi penggalangan kekuatan oleh pemuda, rapat parapangemong Pura Luhur <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> yang mendukung pengelolaan DTW Tanah Lot oleh pihak Desa Pakraman Beraban, Jumat (1/4) kemarin, giliran lebih dari seribu warga Desa Pakraman Beraban Kecamatan Kediri mendatangi Kantor Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a>.<br />
Massa menyampaikan aspirasi dan tuntutannya terkait pengelolaan obyek wisata <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a>.  Mereka mendeadline Bupati Tabanan agar dalam tiga hari kerja memberi keputusan terkait tuntutan tersebut. Massa dari Beraban yang dipimpin Bendesa Adat dr. I Way an Arwata dengan mengenakan pakaian adat madya diiringi bleganjur, membawa spanduk dan panji-panji kebesaran Desa Beraban. Intinya, mereka menuntut Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, segera mengambil keputusan terkait pengelolaan DTW <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot.</a><br />
<img src="http://balisewamobil.biz/bali-blog/wp-content/uploads/2011/04/tanah-lot-bali.jpg" alt="obyek wisata tanah lot bali" title="tanah-lot-bali" width="250" height="188" class="align left size-full wp-image-187" />Ketua IV Tim Perjuangan Pengelolaan <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a>, I Made Sujana, mengingatkan massa bahwa kedatangan mereka ke kantor bupati adalah memberikan dukungan kepada Tim Perjuangan Pengelolaaan Tanah Lot. Dua puluh orang Tim Perjuangan Pengelolaan <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> diterima Sekkab <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> I Nengah Judiana, mewakili Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> yang ketika itu tidak ada di tempat.<br />
Dalam pertemuan itu, Judiana didesak dengan dua pertanyaan terkait kapasitasnya bisa mengambil keputusan. Namun, Judiana hanya berjanji menyampaikan asipirasi warga Beraban kepada pimpinan. “Saya tidak berhak memutuskan. Saya akan sampaikan kepada Bupati,” jawab Judiana.<br />
Sujana pun mengingatkan kepada seluruh pejabat di <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> dan pimpinan daerah membaca proposal yang telah diajukan Desa Pakraman Beraban. Dia berharap para pejabat tidak terpengaruh isu yang berkembang. “Mohon proposalnya dibaca saksama. Jika ada hal yang tak jelas, kami siap memberikan penjelasan dan mempresentasikannya,” tandas Sujana.<br />
Selanjutnya, Judiana bersama Tim Perjuangan menemui warga yang duduk-duduk menunggu di halaman kantor bupati. Kepada warga disampaikan jika asprasi masyarakat Beraban ditampung dan akan disampaikan kepada Bupati untuk mendapatkan kajian. Usai demo di Kantor Bupati <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a>, massa kemudian kembali pulang.<br />
Sementara itu, di Wantilan Pura Luhur Tanah Lot, seluruh pengempon Pura Luhur Tanah Lot yang terdiri dan 465 kepala keluarga mengadakan rapat akbar yang tujuannya menindakianjuti keputusan pengelolaan obyek wisata Tanah Lot. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Pengemong <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Pura Luhur Tanah Lot</a>, I Ketut Toya Adnyana. Inti keputusan dan rapat akbar tersebut adalah, pengempon Pura Luhur Tanah Lot akan melakukan pemungutan donation apabila pihak pemerintah daerah tidak memperhatikan keinginan Desa Pakraman Beraban yang telah diajukan. Rapat akbar ini adalah tindak lanjut dan rapat sebelumnya, yang tujuannya untuk mendukung perjuangan Desa Beraban atas pengelolaan obyek wisata <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a>. Harapan mereka, pemerintah memperhatikan dengan saksama konsep yang diajukan Desa Pakraman Beraban demi kemajuan <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Tanah Lot</a> ke depan. Keterlambatan pihak pemerintah daerah menyikapi permasalahan ini, merupakan hal yang sangat clisayangkan oleh pihak pengempon Pura Luhur Tanah Lot.  Pihak pengempon <a href="http://surgabali.biz/pura_tanah_lot.php">Pura Luhur Tanah Lot</a> telah mengadakan kesepakatan tentang pengelolaan Tanah Lot ke depan demi kebaikan bersama,” ujar ToyaAdnyana.<br />
(dikutip dari Bali Post)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2011/04/soal-keputusan-pengelolaan-obyek-wisata-tanah-lot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPW Harapkan Standardisasi Tarif</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 02:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Biro perjalanan wisata (BPW) termasuk usaha jasa pariwisata lainnya rata-rata belum memiliki standar tarif yang telah disepakati bersama. BPW di Bali memang perlu memiliki standar tarif yang ditetapkan pemerintah. 
Setiap usaha di sektor pariwisata perlu didukung standar tarif. Seperti di BPW, banyak BPW nakal yang memainkan tarif untuk meraup orderan. Praktik banting tarif ini dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biro perjalanan wisata (BPW) termasuk usaha jasa pariwisata lainnya rata-rata belum memiliki standar tarif yang telah disepakati bersama. BPW di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> memang perlu memiliki standar tarif yang ditetapkan pemerintah. </p>
<p>Setiap usaha di sektor pariwisata perlu didukung standar tarif. Seperti di BPW, banyak BPW nakal yang memainkan tarif untuk meraup orderan. Praktik banting tarif ini dilakukan karena pengaruh persaingan yang tidak sehat. Praktik banting tarif sebenarnya merupakan langkah bunuh diri. BPW yang memberikan tarif murah, mereka akan merasakan kerugian. <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">Hotel</a> menaikkan tarif kamar sewajarnya BPW melakukan penyesuaian tarif dan bukan banting tarif. Praktik banting tarif ini umum dilakukan BPW yang tidak mengantongi izin. BPW ilegal melakukan banting tarif mungkin ingin memenangkan persaingan. Ini tentunya merugikan BPW yang selama ini telah mengantongi izin. </p>
<p>Untuk mengatasi permainan tarif tersebut diperlukan campur tangan pemerintah. Pemerintah di antaranya bisa saja melakukan penyeragaman tarif BPW dalam rangkaian standardisasi tarif pariwisata. Selain itu, pemerintah dalam penetapan tarif standar ini mesti berdasarkan hitungan ekonomi. Bisnis BPW tentunya memperhitungkan persentase keuntungan, pajak dan biaya operasional lainnya. Penetapan standar tarif ini perlu dipastikan tidak membuat BPW merugi melainkan bisa menjamin keberlangsungan usaha BPW.</p>
<p>Selain itu, perlu adanya payung hukum untuk menangani pelaku pariwisata khususnya BPW nakal yang melakukan banting tarif. Sementara itu, kawasan pariwisata di luar <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> belum ada yang menerapkan standardisasi tarif pariwisata. Bila disetujui, <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> yang mengawali penerapan perda standardisasi tarif pariwisata tersebut. Penerapan tarif standar BPW dari pemerintah ini perlu mendapatkan kontrol dari Asita. </p>
<p>Sementara itu, BPW kebanyakan sibuk dengan kegiatan usaha BPW tidak mungkin mengurusi upaya penyeragaman tarif. Melalui standardisasi penerapan tarif pariwisata yang ditetapkan pemerintah akan memudahkan BPW dalam berbisnis. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monkey Forest tetap Ramai Dikunjungi Wisman</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/monkey-forest-tetap-ramai-dikunjungi-wisman/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/monkey-forest-tetap-ramai-dikunjungi-wisman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 09:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali obyek wisata]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Objek wisata Monkey Forest di Ubud sampai saat ini masih tetap menjadi objek wisata yang cukup menarik bagi setiap wisatawan mancanegara yang mengunjungi kawasan desa wisata itu. Ini terbukti, jumlah wisman yang mengunjungi objek tersebut masih cukup ramai, kendati tidak seramai jika sedang musim liburan. Pasalnya, jika musim liburan, objek ini selain diramaikan wisman juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://surgabali.biz/obyek_wisata_main.php">Objek wisata</a> <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a> di Ubud sampai saat ini masih tetap menjadi <a href="http://surgabali.biz/obyek_wisata_main.php">objek wisata</a> yang cukup menarik bagi setiap wisatawan mancanegara yang mengunjungi kawasan desa wisata itu. Ini terbukti, jumlah wisman yang mengunjungi objek tersebut masih cukup ramai, kendati tidak seramai jika sedang musim liburan. Pasalnya, jika musim liburan, objek ini selain diramaikan wisman juga wisatawan domestik dari beberapa kota besar di Indonesia. </p>
<p>Saat ini memang tidak seberapa ramainya dibanding dengan jika musim libur. Kendati demikian, rata-rata 500 orang wisatawan per hari pasti menikmati jinaknya kera-kera di objek ini. Kunjungan wisatawan di <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a> nyaris tidak pernah sepi. Hanya saja, jumlahnya yang berfluktuasi sesuai dengan kondisi hari libur atau hari raya besar lainnya. Mengingat, selama ini <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a> tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, tetapi juga wisatawan domestik yang berasal dari seluruh kota besar yang ada di luar <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> yang sedang berlibur di daerah ini. Makanya, jika hari libur besar, jumlah pengunjung pasti membludak. Di bulan Desember karena hari Natal dan Tahun Baru, diyakini wisatawan mancanegara maupun domestik akan ramai mengunjungi <a href="http://surgabali.biz/ubud_monkey_forest.php">Monkey Forest</a>. </p>
<p>Berkat jinaknya kera-kera, wisatawan sangat menyukai objek ini. Adapun wisatawan yang mengunjungi <a href="http://surgabali.biz/obyek_wisata_main.php">objek wisata</a> ini adalah wisatawan asal negara Asia seperti Cina, Hongkong, Taiwan dan lainnya cukup ramai mengunjungi Ubud. Para wisatawan ini sebelum mengunjungi Pasar Ubud, diawali dengan mengunjungi Monkey Forest. Dari informasi, jumlah kera yang ada di kawasan hutan yang luasnya sekitar 2 hektar tersebut, kini terus semakin bertambah. Dari jumlah kera yang ada itu, dikategorikan tidak nakal, yang membuat wisatawan bisa mencengkerama dengan kera sambil memberi makan pisang. Karena dikelola oleh desa pakraman, hutan yang ada di kawasan tersebut masih asri dengan berbagai pohon langkanya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/monkey-forest-tetap-ramai-dikunjungi-wisman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HPI Minta Disparda Lakukan Penertiban Guide Ilegal Marak</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/hpi-minta-disparda-lakukan-penertiban-guide-ilegal-marak/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/hpi-minta-disparda-lakukan-penertiban-guide-ilegal-marak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 02:31:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan guide ilegal di Bali makin meresahkan pramuwisata yang mengantongi izin resmi di Bali. Humas Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Daerah Bali, mengatakan pramuwisata ilegal yang mendominasi di Bali saat ini meliputi pramuwisata bahasa Korea ilegal dan pramuwisata bahasa Mandarin ilegal. 
Total pramuwisata berlisensi yang tercatat di HPI Bali mencapai 8.000 orang, sementara yang aktif hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keberadaan guide ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> makin meresahkan pramuwisata yang mengantongi izin resmi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Humas Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Daerah <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, mengatakan pramuwisata ilegal yang mendominasi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> saat ini meliputi pramuwisata bahasa Korea ilegal dan pramuwisata bahasa Mandarin ilegal. </p>
<p>Total pramuwisata berlisensi yang tercatat di HPI <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> mencapai 8.000 orang, sementara yang aktif hanya berkisar 5.000 orang. Pramuwisata yang aktif ini sangat mengeluhkan keberadaan pramuwisata ilegal yang saat ini masih banyak beroperasi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Pramuwisata ilegal ini kerapkali ditemui pramuwisata HPI yang aktif mengantar tour wisatawan. Pramuwisata ilegal yang banyak ditemui mengantar wisatawan ini lebih banyak pramuwisata dengan bahasa Mandarin atau bahasa Korea.</p>
<p>HPI sangat menyesalkan Biro Perjalanan Wisata (BPW) pasar Cina dan BPW pasar Korea di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> yang masih menggunakan pramuwisata ilegal. HPI meminta Pemerintah Propinsi <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> melalui Dinas Pariwisata (Disparda) <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> untuk melakukan upaya-upaya penertiban terhadap guide ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> tersebut. Keberadaan pramuwisata ilegal ini menimbulkan kesenjangan sosial antara pramuwisata yang selama ini sudah mengantongi izin resmi. Di satu sisi banyak pramuwisata yang berlisensi yang tidak mengantar wisatawan, di sisi lain pramuwisata ilegal ini dengan sangat nyaman melakukan aksinya mengantar tour wisatawan. Ini menunjukkan kurangnya kontrol pemerintah terhadap pramuwisata ilegal yang mengantar tour wisatawan di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. </p>
<p>Sementara itu, diprediksi BPW pasar Korea dan BPW Pasar Cina di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> ini menggunakna pramuwisata ilegal untuk memudahkan mengantur pramuwisata tersebut. Ini termasuk kemungkinan munculnya kembali praktek jual-beli kepala (JBK). HPI sudah sering menerima laporan dari anggota terkait maraknya praktek pramuwisata ilegal. Ini mungkin bagian trik dari BPW nakal di Bali untuk menjual Bali secara murah melalui praktik JBK. </p>
<p>HPI minta kepada Disparda <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, melibatkan perwakilan dari Asita dan HPI dalam kegiatan penertiban pramuwisata ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Yang mengetahui keberadaan pramuwisata ilegal dan pramuwisata ilegal digunakan BPW di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> hanya HPI dan Asita. Selain itu, Disparda <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> wajib melibatkan Asita dan HPI dalam kegiatan sweeping menindak pramuwisata ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Sangat disayangkan jika Disparda <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> tidak melibatkan HPI dalam kegiatan sweeping pramuwisata ilegal di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>.<br />
<a href="http://surgabali.biz"></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/10/hpi-minta-disparda-lakukan-penertiban-guide-ilegal-marak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disparda Bali belum Kantongi Kajian Kebutuhan Kamar Hotel</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 01:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/</guid>
		<description><![CDATA[Upaya Pemprop Bali untuk memasukkan hotel di Kota Denpasar, Gianyar dan Kabupaten Badung dalam daftar negatif investasi (DNI) hanya akan mentok di tingkat wacana. Disparda Bali belum bisa melakukan kajian kebutuhan kamar hotel di Bali khususnya di Gianyar, Badung dan Denpasar karena terkendala anggaran.
Sebelumnya, sesuai imbauan Gubernur Bali, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Propinsi Bali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Upaya Pemprop <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> untuk memasukkan hotel di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Kota Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Kabupaten Badung</a> dalam daftar negatif investasi (DNI) hanya akan mentok di tingkat wacana. Disparda Bali belum bisa melakukan kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> khususnya di Gianyar, <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> karena terkendala anggaran.</p>
<p>Sebelumnya, sesuai imbauan Gubernur <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Propinsi <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> meminta Disparda <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> mengkaji jumlah kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di kawasan Badung, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Data hasil kajian tersebut bisa digunakan sebagai dasar kajian untuk menentukan apakah jumlah hotel di ketiga kawasan pariwisata tersebut sudah jenuh. Dari hasil kajian tersebut, bisa diajukan dasar kepada pemerintah pusat untuk menutup investasi asing untuk pembangunan <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Untuk mengkaji jumlah kamar hotel di Bali tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pengkajian kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> mesti melalui proses yang cukup panjang.</p>
<p>Sementara itu, komponen pariwisata meminta Pemprop <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> mengkaji pengeluaran izin hotel untuk wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, Denpasar, dan Gianyar yang dinilai sudah cukup padat. Ini bisa dilihat dari tingkat hunian kamar hotel di tiga kabupaten/kota di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> tersebut berada pada kisaran 50-60 persen. Sementara 40-50 persen kamar hotel belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu juga, Gubernur Bali pada dasarnya menerima masukan komponen pariwisata terkait upaya mengkaji pengeluaran izin <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Untuk menutup investasi hotel di ketiga kawasan tersebut membutuhkan kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> secara lengkap.<br />
Untuk itu, Gubernur Bali telah meminta komponen pariwisata untuk bisa membantu membuat kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> tersebut. Sekarang perlu adanya langkah proaktif dari komponen pariwisata untuk membantu pemerintah dalam mengkaji jumlah kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> terutama di tiga kawasan pariwisata <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> meliputi <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan Gianyar. Pengkajian jumlah kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> juga mesti dilakukan orang yang berkompeten. Disparda tentunya harus melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk instansi terkait untuk melakukan kajian kebutuhan kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Sampai saat ini Disparda <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> masih menunggu peran aktif dari komponen pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> untuk membantu mengkaji jumlah kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Tanpa dukungan komponen pariwisata, Disparda belum bisa mengantongi data kajian kebutuhan kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan Gianyar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Hadapi Masalah Lingkungan Pantai Makin Habis</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/bali-hadapi-masalah-lingkungan-pantai-makin-habis/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/bali-hadapi-masalah-lingkungan-pantai-makin-habis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 04:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Propinsi Bali menghadapi masalah lingkungan yang mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari abrasi yang terjadi hampir di seluruh pantai di Bali. Banyak lahan dan tebing kini beralih menjadi akomodasi wisata. Selain soal abrasi pantai, menurut Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bali juga mengalami alih fungsi lahan akibat perkembangan pembangunan. Tercatat dalam setahun ada alih fungsi lahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Propinsi <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> menghadapi masalah lingkungan yang mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari abrasi yang terjadi hampir di seluruh pantai di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Banyak lahan dan tebing kini beralih menjadi akomodasi wisata. Selain soal abrasi pantai, menurut Gubernur <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> Made Mangku Pastika, <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> juga mengalami alih fungsi lahan akibat perkembangan pembangunan. Tercatat dalam setahun ada alih fungsi lahan seluas 600 hektar. Kualitas air di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> juga menjadi masalah besar. Belum lagi kesadaran akan pentingnya lingkungan sehingga proses penegakan hukum perlu dilakukan. Dengan adanya Perda Tata Ruang Wilayah Daerah (RTRW) yang harus diikuti kabupaten dan kota di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Perda sudah punya tinggal dijabarkan lagi. Untuk menjaga lingkungan Bali perlu membangun program green province.</p>
<p>Program tersebut dijabarkan dalam green culture atau budaya hijau. Artinya, mengajak seluruh masyarakat <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> untuk sadar akan pentingnya Bali yang hijau dan bersih. Diharapkan seperti  Bali pada tahun 2011 bebas sampah plastik. Sementara itu, diharapakan supaya petani di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> untuk lebih banyak menggunakan pupuk organik dan mengurangi penggunaan pestisida. Hal itu sudah dicoba dengan menerapkan kebijakan tersebut di <a href="http://surgabali.biz/kab_buleleng.php">Buleleng</a> dan hasilnya cukup bagus.</p>
<p>Sementara untuk menjaga kualitas air, Gubernur <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> bersama pihaknya mengantisipasi dengan menaikkan pajak air bawah tanah sampai 1.000 persen. Tingginya kenaikan pajak ABT supaya masyarakat yang menggunakan ABT tidak seenaknya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/bali-hadapi-masalah-lingkungan-pantai-makin-habis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Wisdom di Kintamani Diprediksi Meningkat Jelang Lebaran</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/kunjungan-wisdom-di-kintamani-diprediksi-meningkat-jelang-lebaran/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/kunjungan-wisdom-di-kintamani-diprediksi-meningkat-jelang-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 02:05:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Sejumlah pemilik restoran dan hotel yang ada di Kintamani mengaku tetap optimis jika pada saat libur Idul Fitri mendatang, jumlah kunjungan wisatawan ke Kintamani akan mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini disebabkan kondisi perekonomian relatif lebih baik ketimbang tahun lalu. Tahun ini diperkirakan jumlah wisatawan yang datang ke Kintamani akan mengalami kenaikan dibandingkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejumlah pemilik restoran dan <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> yang ada di Kintamani mengaku tetap optimis jika pada saat libur Idul Fitri mendatang, jumlah kunjungan wisatawan ke Kintamani akan mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini disebabkan kondisi perekonomian relatif lebih baik ketimbang tahun lalu. Tahun ini diperkirakan jumlah wisatawan yang datang ke Kintamani akan mengalami kenaikan dibandingkan libur Idul Fitri tahun lalu.</p>
<p>Sementara itu, untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan jumlah kunjungan wisdom tersebut, kini sejumlah pengusaha telah melakukan berbagai persiapan mulai perbaikan penataan usaha, hingga mencari tenaga tambahan. Persiapan dilakukan sama dengan tahun sebelumnya, mulai dari  merancang menu baru hingga mempersiapkan tenaga kerja.</p>
<p>Saat ini Kintamani masih tetap menjadi salah satu objek wisata favorit yang ada di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Jumlah wisdom ke Kintamani akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, khususnya jika dikaitkan dengan libur Idul Fitri mendatang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/kunjungan-wisdom-di-kintamani-diprediksi-meningkat-jelang-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Macet Berdampak Buruk terhadap Pariwisata Bali</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/macet-berdampak-buruk-terhadap-pariwisata-bali/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/macet-berdampak-buruk-terhadap-pariwisata-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 07:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Kawasan pariwisata Bali mulai dari Tuban, Kuta termasuk kawasan pariwisata lain di Bali sudah dihadapkan dengan masalah kemacetan, jika tidak ditangani secara cepat oleh pemerintah, kemacetan lalu lintas akan berdampak buruk bagi pariwisata Bali.
Kawasan sentra pariwisata mulai dari Tuban, Kuta termasuk Ubud sudah dihadapkan masalah kemacetan. Kemacetan ini akan sangat tampak terutama saat masa high [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kawasan pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> mulai dari Tuban, Kuta termasuk kawasan pariwisata lain di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> sudah dihadapkan dengan masalah kemacetan, jika tidak ditangani secara cepat oleh pemerintah, kemacetan lalu lintas akan berdampak buruk bagi pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>.</p>
<p>Kawasan sentra pariwisata mulai dari Tuban, <a href="http://surgabali.biz/pantai_kuta_legian_seminyak.php">Kuta</a> termasuk <a href="http://surgabali.biz/ubud.php">Ubud</a> sudah dihadapkan masalah kemacetan. Kemacetan ini akan sangat tampak terutama saat masa high season kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> dan ramainya kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut, perlu disediakan jalan alternatif seperti jalan layang. Rencana pembuatan jalan layang ini, jangan dalam tahap wacana. Jalan layang ini mesti dibuat pada titik kemacetan, sehingga bisa menjadi jalan alternatif. Selain itu, pro dan kontra pembuatan jalan alternatif ini mesti ditekan. Jika bisa direalisasikan, jalan layang tersebut cukup membantu memecahkan masalah kemacetan lalu lintas yang terjadi di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>.</p>
<p>Jika kemacetan ini tak ditangani secara cepat, 5 tahun ke depan pemandangan kemacetan lalu lintas di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> akan makin meluas. <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> akan dipenuhi dengan pemandangan kemacetan lalu lintas. Masalah kemacetan ini, akan benar-benar berdampak pada sektor pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Pemerintah mesti secepatnya mencari solusi untuk memecahkan masalah kemacetan lalu lintas di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Selain itu, masalah kemacetan lalu lintas di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> akan sangat berdampak pada animo kedatangan wisatawan ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Suasana macet tersebut akan mengganggu transportasi wisatawan di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> terutama dalam kegiatan tour.</p>
<p>Wisatawan tentunya sangat membutuhkan transportasi yang nyaman selama berlibur di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Ketika menghadapi situasi lalu lintas yang macet, sulit bagi mereka untuk merasakan suasana nyaman. Waktu tour wisatawan bisa habis selama dalam perjalanan akibat sering terjebak dalam kemacetan lalu lintas.</p>
<p>Selain itu juga, masalah kemacetan ini bisa menjadi ancaman keberlangsungan sektor pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Wisatawan mancanegara yang berlibur ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, bisa beralih ke kawasan pariwisata lain di Indonesia maupun di luar negeri jika Pemprop <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> tidak bisa memecahkan masalah kemacetan.</p>
<p>Dalam hal ini, pemerintah perlu mengambil langkah duduk bersama dengan semua komponen terkait yang bisa membantu memecahkan masalah kemacetan di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Dalam pertemuan tersebut diharapkan bisa solusi terbaik untuk memecahkan masalah kemacetan yang terjadi di kawasan pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>. Solusi dari pertemuan tersebut diharapkan bisa digunakan untuk memecahkan masalah kemacetan di <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, sehingga masalah tersebut tidak lagi menjadi momok bagi pariwisata <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> ke depan. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/macet-berdampak-buruk-terhadap-pariwisata-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Travel Advisory Pengaruhi Citra Angkutan Wisata</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/travel-advisory-pengaruhi-citra-angkutan-wisata/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/travel-advisory-pengaruhi-citra-angkutan-wisata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 07:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/travel-advisory-pengaruhi-citra-angkutan-wisata/</guid>
		<description><![CDATA[Tindakan pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory) akibat kisruh taksi di Bali, berdampak pada penurunan citra angkutan pariwisata di Bali. Warga Australia secara tidak langsung akan meragukan kenyamanan armada angkutan pariwisata di Bali akibat kisruh taksi tersebut.
Sementar itu, pengusaha angkutan pariwisata di Bali sejak lama berupaya membangun citra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tindakan pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory) akibat kisruh taksi di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>, berdampak pada penurunan citra angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Warga Australia secara tidak langsung akan meragukan kenyamanan armada angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> akibat kisruh taksi tersebut.</p>
<p>Sementar itu, pengusaha angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> sejak lama berupaya membangun citra positif bagi armada angkutan pariwisata. Sayangnya, dengan adanya kisruh taksi yang terjadi belum lama ini di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> secara tidak langsung berdampak pada penurunan citra angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>.</p>
<p>Wisatawan Australia paling tidak akan memperhatikan peringatan dari negaranya untuk berhati-hati ketika berlibur di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Setelah kisruh taksi tersebut, mereka cukup berhati-hati menggunakan armada angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Wisatawan Australia akan meragukan keamanan dan kenyamanan angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>.</p>
<p>Memang belum ada laporan dari anggota Pawiba terkait penurunan pemanfaatan armada angkutan pariwisata akibat dampak travel advisory Australia. Kisruh taksi di Bali di antaranya mengorbankan citra angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> Tourism Board (BTB) telah mengkoordinasikan pengusaha armada angkutan bus pariwisata dan angkutan sewa yang berada di Pawiba untuk melakukan langkah perbaikan. Ini menyangkut adanya dampak dari kisruh taksi termasuk laporan adanya armada angkutan pariwisata liar berulah merugikan wisatawan di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>.</p>
<p>Sementara itu, travel advisory dari pemerintah Australia memang cukup menjadi perhatian pengusaha angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Untuk itu, pemerintah diharapkan bisa mewajibkan semua angkutan umum yang mengangkut wisatawan baik bus pariwisata, kendaraan sewa maupun taksi wajib mengantongi izin. Jika kendaraan angkutan pariwisata tersebut banyak yang liar sulit untuk ditertibkan. Ini dikarenakan, kendaraan pariwisata liar tidak masuk dalam asosiasi resmi di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> seperti Pawiba.</p>
<p>Pertumbuhan angkutan pariwisata sangat pesat. Banyak kendaraan angkutan liar ini sehingga sangat sulit untuk ditertibkan. Ini tentunya pemerintah mesti segera menata angkutan pariwisata liar di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Setelah mengantongi izin, angkutan bus pariwisata dan angkutan sewa tersebut bisa masuk menjadi anggota Pawiba.</p>
<p>Dalam beberapa tahun ini, wisatawan yang berlibur ke <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> lebih banyak rombongan kecil/keluarga sehingga lebih banyak menggunakan kendaraan sewa di bawah 9 kursi. Data kendaraan sewa di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> yang tercatat di Pawiba sebanyak 2.500 unit.</p>
<p>Selain itu, kisruh taksi yang memunculkan travel advisory Australia ini berdampak pada angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Kisruh taksi ini terjadi di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> sehingga berdampak pada citra armada angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Jika kisruh taksi yang terkesan anarkis terulang kembali dan ada wisatawan menjadi korban, dipastikan akan sangat berdampak pada kunjungan wisatawan ke <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/travel-advisory-pengaruhi-citra-angkutan-wisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Singapura ke Bali Naik 55,36 Persen</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/wisatawan-singapura-ke-bali-naik-5536-persen/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/wisatawan-singapura-ke-bali-naik-5536-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 05:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Wisatawan asal Singapura berliburan ke Bali meningkat sebesar 55,36 persen dari 26.702 orang selama semester pertama 2009 menjadi 41.483 orang pada semester yang sama tahun 2010. 
Peningkatan yang cukup signifikan itu, menjadikan Singapura menempati posisi kedelapan dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali yang sebelumnya negara itu tidak diperhitungkan. Masyarakat Singapura yang menikmati panorama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wisatawan asal Singapura berliburan ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> meningkat sebesar 55,36 persen dari 26.702 orang selama semester pertama 2009 menjadi 41.483 orang pada semester yang sama tahun 2010. </p>
<p>Peningkatan yang cukup signifikan itu, menjadikan Singapura menempati posisi kedelapan dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> yang sebelumnya negara itu tidak diperhitungkan. Masyarakat Singapura yang menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> seluruhnya lewat Bandara Ngurah Rai, dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, tidak seorang pun yang tercatat lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar. </p>
<p>Negara pulau itu mampu memberikan kontribusi sebesar 3,52 persen dari total wisman berkunjung ke Pulau Dewata sebanyak 1,18 juta orang selama semester pertama 2010, meningkat 10,23 persen dibanding semester yang sama 2009. Singapura menempati urutan ke delapan negara terbanyak memasok wisman ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> setelah Australia, Jepang, Cina, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan dan Prancis. Sementara Inggris dan Belanda posisinya berada di bawah Singapura. </p>
<p>Dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a>, enam negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan empat negara mengalami penurunan. Keenam negara yang masyarakatnya makin banyak berwisata ke <a href="http://surgabali.biz">Bali</a> selain Singapura juga Australia sebesar 53,89 persen dari 180.686 orang pada semester pertama 2009 menjadi 278.049 orang pada semester pertama 2010.</p>
<p>Selain itu, juga Cina meningkat 0,33 persen dari 97.930 orang menjadi 98.257 orang, menyusul Taiwan 13,10 persen dari 57.994 orang menjadi 65.589 orang, Belanda sebesar 40,53 persen dari 25.676 orang menjadi 36.082 orang dan Inggris 2,19 persen dari 37.701 orang menjadi 38.526 orang. Sementara empat negara lainnya yang mengalami penurunan meliputi Jepang sebesar 22,29 persen dari 154.071 orang pada semester pertama 2009 menjadi hanya 119.772 orang pada semester yang sama 2010. </p>
<p>Demikian juga Malaysia turun 6,23 persen dari 73.853 orang menjadi 69.251 orang, Korea Selatan 5,81 persen dari 63.045 orang menjadi 59.384 orang dan Prancis 7,67 persen dari 45.716 orang menjadi 42.2 11 orang. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/08/wisatawan-singapura-ke-bali-naik-5536-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

