<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bali Sewa Mobil Blog Bali &#187; bali hotel</title>
	<atom:link href="http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/category/bali-hotel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog</link>
	<description>Layanan sewa mobil terbaik Bali</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Oct 2011 03:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BPW Harapkan Standardisasi Tarif</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 02:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Biro perjalanan wisata (BPW) termasuk usaha jasa pariwisata lainnya rata-rata belum memiliki standar tarif yang telah disepakati bersama. BPW di Bali memang perlu memiliki standar tarif yang ditetapkan pemerintah. 
Setiap usaha di sektor pariwisata perlu didukung standar tarif. Seperti di BPW, banyak BPW nakal yang memainkan tarif untuk meraup orderan. Praktik banting tarif ini dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biro perjalanan wisata (BPW) termasuk usaha jasa pariwisata lainnya rata-rata belum memiliki standar tarif yang telah disepakati bersama. BPW di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> memang perlu memiliki standar tarif yang ditetapkan pemerintah. </p>
<p>Setiap usaha di sektor pariwisata perlu didukung standar tarif. Seperti di BPW, banyak BPW nakal yang memainkan tarif untuk meraup orderan. Praktik banting tarif ini dilakukan karena pengaruh persaingan yang tidak sehat. Praktik banting tarif sebenarnya merupakan langkah bunuh diri. BPW yang memberikan tarif murah, mereka akan merasakan kerugian. <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">Hotel</a> menaikkan tarif kamar sewajarnya BPW melakukan penyesuaian tarif dan bukan banting tarif. Praktik banting tarif ini umum dilakukan BPW yang tidak mengantongi izin. BPW ilegal melakukan banting tarif mungkin ingin memenangkan persaingan. Ini tentunya merugikan BPW yang selama ini telah mengantongi izin. </p>
<p>Untuk mengatasi permainan tarif tersebut diperlukan campur tangan pemerintah. Pemerintah di antaranya bisa saja melakukan penyeragaman tarif BPW dalam rangkaian standardisasi tarif pariwisata. Selain itu, pemerintah dalam penetapan tarif standar ini mesti berdasarkan hitungan ekonomi. Bisnis BPW tentunya memperhitungkan persentase keuntungan, pajak dan biaya operasional lainnya. Penetapan standar tarif ini perlu dipastikan tidak membuat BPW merugi melainkan bisa menjamin keberlangsungan usaha BPW.</p>
<p>Selain itu, perlu adanya payung hukum untuk menangani pelaku pariwisata khususnya BPW nakal yang melakukan banting tarif. Sementara itu, kawasan pariwisata di luar <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> belum ada yang menerapkan standardisasi tarif pariwisata. Bila disetujui, <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> yang mengawali penerapan perda standardisasi tarif pariwisata tersebut. Penerapan tarif standar BPW dari pemerintah ini perlu mendapatkan kontrol dari Asita. </p>
<p>Sementara itu, BPW kebanyakan sibuk dengan kegiatan usaha BPW tidak mungkin mengurusi upaya penyeragaman tarif. Melalui standardisasi penerapan tarif pariwisata yang ditetapkan pemerintah akan memudahkan BPW dalam berbisnis. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/12/bpw-harapkan-standardisasi-tarif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Disparda Bali belum Kantongi Kajian Kebutuhan Kamar Hotel</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 01:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[berita bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/</guid>
		<description><![CDATA[Upaya Pemprop Bali untuk memasukkan hotel di Kota Denpasar, Gianyar dan Kabupaten Badung dalam daftar negatif investasi (DNI) hanya akan mentok di tingkat wacana. Disparda Bali belum bisa melakukan kajian kebutuhan kamar hotel di Bali khususnya di Gianyar, Badung dan Denpasar karena terkendala anggaran.
Sebelumnya, sesuai imbauan Gubernur Bali, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Propinsi Bali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Upaya Pemprop <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> untuk memasukkan hotel di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Kota Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Kabupaten Badung</a> dalam daftar negatif investasi (DNI) hanya akan mentok di tingkat wacana. Disparda Bali belum bisa melakukan kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> khususnya di Gianyar, <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> karena terkendala anggaran.</p>
<p>Sebelumnya, sesuai imbauan Gubernur <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Propinsi <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> meminta Disparda <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> mengkaji jumlah kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di kawasan Badung, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Data hasil kajian tersebut bisa digunakan sebagai dasar kajian untuk menentukan apakah jumlah hotel di ketiga kawasan pariwisata tersebut sudah jenuh. Dari hasil kajian tersebut, bisa diajukan dasar kepada pemerintah pusat untuk menutup investasi asing untuk pembangunan <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Untuk mengkaji jumlah kamar hotel di Bali tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pengkajian kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> mesti melalui proses yang cukup panjang.</p>
<p>Sementara itu, komponen pariwisata meminta Pemprop <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> mengkaji pengeluaran izin hotel untuk wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, Denpasar, dan Gianyar yang dinilai sudah cukup padat. Ini bisa dilihat dari tingkat hunian kamar hotel di tiga kabupaten/kota di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> tersebut berada pada kisaran 50-60 persen. Sementara 40-50 persen kamar hotel belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu juga, Gubernur Bali pada dasarnya menerima masukan komponen pariwisata terkait upaya mengkaji pengeluaran izin <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di wilayah <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Untuk menutup investasi hotel di ketiga kawasan tersebut membutuhkan kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> secara lengkap.<br />
Untuk itu, Gubernur Bali telah meminta komponen pariwisata untuk bisa membantu membuat kajian kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> tersebut. Sekarang perlu adanya langkah proaktif dari komponen pariwisata untuk membantu pemerintah dalam mengkaji jumlah kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> terutama di tiga kawasan pariwisata <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> meliputi <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan Gianyar. Pengkajian jumlah kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> juga mesti dilakukan orang yang berkompeten. Disparda tentunya harus melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk instansi terkait untuk melakukan kajian kebutuhan kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Sampai saat ini Disparda <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> masih menunggu peran aktif dari komponen pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> untuk membantu mengkaji jumlah kebutuhan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>. Tanpa dukungan komponen pariwisata, Disparda belum bisa mengantongi data kajian kebutuhan kamar hotel di <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>, <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan Gianyar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/09/disparda-bali-belum-kantongi-kajian-kebutuhan-kamar-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hotel Melati Banjir Order Pada Liburan Sekolah</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/06/hotel-melati-banjir-order-pada-liburan-sekolah/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/06/hotel-melati-banjir-order-pada-liburan-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 06:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Peningkatan orderan akibat imbas liburan sekolah (Juni-Juli 2010) ini, tidak hanya dirasakan pengelola transportasi angkutan pariwisata di Bali, tetapi juga pengelola hotel melati di Kota Denpasar. 
Adapun order kamar dalam rangkaian liburan sekolah ini datang dari anak-anak sekolah dari luar Bali khususnya dari Jawa. Liburan sekolah ini cukup memberikan berkah bagi hotel melati di Denpasar. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peningkatan orderan akibat imbas liburan sekolah (Juni-Juli 2010) ini, tidak hanya dirasakan pengelola transportasi angkutan pariwisata di <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a>, tetapi juga pengelola <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> melati di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Kota Denpasar</a>. </p>
<p>Adapun order kamar dalam rangkaian liburan sekolah ini datang dari anak-anak sekolah dari luar <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> khususnya dari Jawa. Liburan sekolah ini cukup memberikan berkah bagi <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> melati di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a>. Seperti liburan sekolah (Juni-Juli) tahun ini mampu mendongkrak tingkat hunian kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">Hotel</a> Taman Wisata mencapai 75 persen dibandingkan hari biasa. </p>
<p>Anak sekolah dari luar <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> ini banyak mengisi kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> mulai 21-30 Juni. Pada bulan Juli anak sekolah ini memenuhi kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> sampai 9 Juli. Setelah 9 Juli diprediksi waktu liburan anak sekolah dari luar <a href="http://surgabali.biz/">Bali</a> akan berakhir. Liburan sekolah berakhir secara tidak langsung orderan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> dari anak-anak sekolah tersebut praktis menurun. </p>
<p>Selain menyasar orderan anak sekolah, <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">Hotel-hotel</a> di Denpasar ini juga menyasar kegiatan rapat atau seminar yang diselenggarakan instansi pemerintah dan swasta. Peserta seminar tersebut termasuk ikut memenuhi kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> pada bulan Juni-Juli 2010. </p>
<p>Pemesanan kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> melati untuk anak sekolah ini dilakukan oleh biro perjalanan wisata (BPW). Tarif kamar yang ditawarkan merupakan harga sesuai tarif kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> secara berlangganan. Tarif kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> ini memiliki fasilitas double bad, AC + TV, dan lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/06/hotel-melati-banjir-order-pada-liburan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang Nyepi, Tarif Hotel di Bali Naik</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/03/jelang-nyepi-tarif-hotel-di-bali-naik/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/03/jelang-nyepi-tarif-hotel-di-bali-naik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 06:14:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[bali obyek wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang perayaan Nyepi, tarif sewa kamar hotel di Kota Denpasar khususnya di kawasan wisata Sanur mengalami kenaikan hingga 10 persen. Kenaikan tarif tersebut terjadi pada perayaan libur nasional seperti Nyepi, Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Meski jauh hari harga telah dinaikkan, namun sampai perayaan Nyepi nanti, kamar yang hotel-hotel sudah terisi penuh. 
Diyakini kenaikan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang perayaan Nyepi, tarif sewa kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Kota Denpasar</a> khususnya di kawasan wisata <a href="http://surgabali.biz/pantai_sanur.php">Sanur</a> mengalami kenaikan hingga 10 persen. Kenaikan tarif tersebut terjadi pada perayaan libur nasional seperti Nyepi, Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Meski jauh hari harga telah dinaikkan, namun sampai perayaan Nyepi nanti, kamar yang <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel-hotel</a> sudah terisi penuh. </p>
<p>Diyakini kenaikan ini tidak akan mempengaruhi minat wisatawan ke <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>, karena Nyepi merupakan salah satu ritual keagamaan yang sangat menarik bagi wisatawan berkunjung ke <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>. Kenaikan harga sewa kamar hingga 10 persen itu, telah ditawarkan kepada wisatawan asing yang ingin menikmati suasana Nyepi di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> sejak beberapa bulan lalu.</p>
<p>Sementara itu, terkait penutupan Bandara Ngurah Rai selama 24 jam, tidak mempengaruhi kedatangan wisatawan ke <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>. Bagi wisatawan yang merayakan Nyepi di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> akan berdatangan sepekan menjelang perayaan, jadi hal itu tidak akan menghambat kedatangan mereka ke <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>.</p>
<p>Selain <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> berbintang, beberapa <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> kelas melati, <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">vila</a> yang tersebar di kawasan <a href="http://surgabali.biz/pantai_sanur.php">Sanur</a>, <a href="http://surgabali.biz/nusa_dua.php">Nusa Dua</a> dan <a href="http://surgabali.biz/pantai_kuta_legian_seminyak.php">Kuta</a> juga mengalami hal yang sama, bahkan tidak sedikit pengelola yang menolak pesanan. Perayaan Nyepi tahun ini ada peningkatan dibanding tahun lalu, di mana seminggu menjelang perayaan, beberapa kamar telah dipesan. Kondisi ini kemungkinan dikarenakan lomba pawai ogoh-ogoh yang diselenggarakan Pemkot <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> sehari menjelang Nyepi.</p>
<p>Tingginya harga sewa kamar <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> pada hari libur tertentu seperti saat ini menjadi hal biasa karena permintaan melonjak. Ini merupakan rezeki musim libur, jadi wajar pihak pengelola menaikkan harga, karena tingkat pemesanan yang sudah pasti tinggi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/03/jelang-nyepi-tarif-hotel-di-bali-naik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkat Hunian Hotel di Bali tak Merata</title>
		<link>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/03/tingkat-hunian-hotel-di-bali-tak-merata/</link>
		<comments>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/03/tingkat-hunian-hotel-di-bali-tak-merata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 06:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[bali hotel]]></category>
		<category><![CDATA[bali obyek wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balisewamobil.biz/bali-blog/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali tidak merata. Kendati kunjungan wisatawan ke Bali meningkat, namun secara keseluruhan TPK hotel yang rata-rata mencapai 53,21 persen ini, hanya dirasakan di sejumlah kawasan wisata saja seperti di Denpasar dan Badung. 
Berdasarkan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, lonjakan tertinggi tingkat hunian hotel berbintang di Bali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tingkat penghunian kamar (TPK) <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> berbintang di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> tidak merata. Kendati kunjungan wisatawan ke <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> meningkat, namun secara keseluruhan TPK <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> yang rata-rata mencapai 53,21 persen ini, hanya dirasakan di sejumlah kawasan wisata saja seperti di <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a>. </p>
<p>Berdasarkan data di Badan Pusat Statistik (BPS) <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>, lonjakan tertinggi tingkat hunian <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> berbintang di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> Januari 2010 hanya terjadi di <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dengan tingkat hunian sebesar 55,31 persen disusul <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a> 52,35 persen. Sementara, <a href="http://surgabali.biz/kab_buleleng.php">Buleleng</a> ada di peringkat terendah yakni 33,00 persen. </p>
<p>Untuk tingkat hunian <a href="http://surgabali.biz/bali-hotels/index.php">hotel</a> di <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> masih stabil. Awal tahun 2010 ini, tingkat hunian di <a href="http://surgabali.biz/kab_tabanan.php">Tabanan</a> tercatat 47,68 persen, sedangkan di <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a> mencapai 42,37 persen. Selain <a href="http://surgabali.biz/kab_buleleng.php">Buleleng</a>, untuk periode tersebut <a href="http://surgabali.biz/kab_karangasem.php">Karangasem</a> juga menempati peringkat terendah yakni 34,09 persen.</p>
<p>Terjadi perubahan kecenderungan tempat favorit kunjungan wisatawan selama di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>, dinilai para pelaku pariwisata <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a>, karena banyaknya acara-acara bertaraf nasional maupun internasional yang diselenggarakan di kawasan pariwisata <a href="http://surgabali.biz/kab_badung.php">Badung</a> dan <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a>. Dengan demikian, lebih banyak wisatawan mancanegara maupun domestik yang memilih menginap di kawasan wisata tersebut. </p>
<p>Penyebaran wisatawan di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> tidak merata. Jika dilihat dari persentasenya hampir 70 persen wisatawan yang berlibur memilih menginap <a href="http://surgabali.biz/kab_kodya_denpasar.php">Denpasar</a>, <a href="http://surgabali.biz/pantai_kuta_legian_seminyak.php">Kuta</a>, <a href="http://surgabali.biz/nusa_dua.php">Nusa Dua</a>, dan <a href="http://surgabali.biz/kab_gianyar.php">Gianyar</a>. Sementara sisanya tersebar di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> bagian utara dan timur.</p>
<p>Dinas Pariwisata Daerah <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> sudah kerap mengimbau para pelaku pariwisata untuk melakukan distribusi wisatawan secara merata menyusul over booking (kelebihan pemesanan kamar) yang terjadi pada hotel-hotel di kawasan <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> Selatan seperti kawasan <a href="http://surgabali.biz/nusa_dua.php">Nusa Dua</a>, <a href="http://surgabali.biz/pantai_kuta_legian_seminyak.php">Kuta</a> dan <a href="http://surgabali.biz/pantai_sanur.php">Sanur</a> pada musim libur panjang seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru. </p>
<p>Wisatawan di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> masih terkonsentrasi di <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> Selatan, sedangkan kunjungan ke <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> Timur dan <a href="http://www.surgabali.biz">Bali</a> Utara sangat kecil. Dengan adanya perbaikan destinasi secara terus-menerus, kawasan timur seperti <a href="http://surgabali.biz/kab_karangasem.php">Karangasem</a>, dan kawasan Utara, <a href="http://surgabali.biz/kab_buleleng.php">Buleleng</a> pada masa mendatang dapat dibanjiri wisatawan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balisewamobil.biz/bali-blog/index.php/2010/03/tingkat-hunian-hotel-di-bali-tak-merata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

