Wisatawan Singapura ke Bali Naik 55,36 Persen
Wisatawan asal Singapura berliburan ke Bali meningkat sebesar 55,36 persen dari 26.702 orang selama semester pertama 2009 menjadi 41.483 orang pada semester yang sama tahun 2010.
Peningkatan yang cukup signifikan itu, menjadikan Singapura menempati posisi kedelapan dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali yang sebelumnya negara itu tidak diperhitungkan. Masyarakat Singapura yang menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali seluruhnya lewat Bandara Ngurah Rai, dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, tidak seorang pun yang tercatat lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.
Negara pulau itu mampu memberikan kontribusi sebesar 3,52 persen dari total wisman berkunjung ke Pulau Dewata sebanyak 1,18 juta orang selama semester pertama 2010, meningkat 10,23 persen dibanding semester yang sama 2009. Singapura menempati urutan ke delapan negara terbanyak memasok wisman ke Bali setelah Australia, Jepang, Cina, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan dan Prancis. Sementara Inggris dan Belanda posisinya berada di bawah Singapura.
Dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali, enam negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan empat negara mengalami penurunan. Keenam negara yang masyarakatnya makin banyak berwisata ke Bali selain Singapura juga Australia sebesar 53,89 persen dari 180.686 orang pada semester pertama 2009 menjadi 278.049 orang pada semester pertama 2010.
Selain itu, juga Cina meningkat 0,33 persen dari 97.930 orang menjadi 98.257 orang, menyusul Taiwan 13,10 persen dari 57.994 orang menjadi 65.589 orang, Belanda sebesar 40,53 persen dari 25.676 orang menjadi 36.082 orang dan Inggris 2,19 persen dari 37.701 orang menjadi 38.526 orang. Sementara empat negara lainnya yang mengalami penurunan meliputi Jepang sebesar 22,29 persen dari 154.071 orang pada semester pertama 2009 menjadi hanya 119.772 orang pada semester yang sama 2010.
Demikian juga Malaysia turun 6,23 persen dari 73.853 orang menjadi 69.251 orang, Korea Selatan 5,81 persen dari 63.045 orang menjadi 59.384 orang dan Prancis 7,67 persen dari 45.716 orang menjadi 42.2 11 orang.