Search

Travel Advisory Pengaruhi Citra Angkutan Wisata

Tindakan pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory) akibat kisruh taksi di Bali, berdampak pada penurunan citra angkutan pariwisata di Bali. Warga Australia secara tidak langsung akan meragukan kenyamanan armada angkutan pariwisata di Bali akibat kisruh taksi tersebut.

Sementar itu, pengusaha angkutan pariwisata di Bali sejak lama berupaya membangun citra positif bagi armada angkutan pariwisata. Sayangnya, dengan adanya kisruh taksi yang terjadi belum lama ini di Bali secara tidak langsung berdampak pada penurunan citra angkutan pariwisata di Bali.

Wisatawan Australia paling tidak akan memperhatikan peringatan dari negaranya untuk berhati-hati ketika berlibur di Bali. Setelah kisruh taksi tersebut, mereka cukup berhati-hati menggunakan armada angkutan pariwisata di Bali. Wisatawan Australia akan meragukan keamanan dan kenyamanan angkutan pariwisata di Bali.

Memang belum ada laporan dari anggota Pawiba terkait penurunan pemanfaatan armada angkutan pariwisata akibat dampak travel advisory Australia. Kisruh taksi di Bali di antaranya mengorbankan citra angkutan pariwisata di Bali. Bali Tourism Board (BTB) telah mengkoordinasikan pengusaha armada angkutan bus pariwisata dan angkutan sewa yang berada di Pawiba untuk melakukan langkah perbaikan. Ini menyangkut adanya dampak dari kisruh taksi termasuk laporan adanya armada angkutan pariwisata liar berulah merugikan wisatawan di Bali.

Sementara itu, travel advisory dari pemerintah Australia memang cukup menjadi perhatian pengusaha angkutan pariwisata di Bali. Untuk itu, pemerintah diharapkan bisa mewajibkan semua angkutan umum yang mengangkut wisatawan baik bus pariwisata, kendaraan sewa maupun taksi wajib mengantongi izin. Jika kendaraan angkutan pariwisata tersebut banyak yang liar sulit untuk ditertibkan. Ini dikarenakan, kendaraan pariwisata liar tidak masuk dalam asosiasi resmi di Bali seperti Pawiba.

Pertumbuhan angkutan pariwisata sangat pesat. Banyak kendaraan angkutan liar ini sehingga sangat sulit untuk ditertibkan. Ini tentunya pemerintah mesti segera menata angkutan pariwisata liar di Bali. Setelah mengantongi izin, angkutan bus pariwisata dan angkutan sewa tersebut bisa masuk menjadi anggota Pawiba.

Dalam beberapa tahun ini, wisatawan yang berlibur ke Bali lebih banyak rombongan kecil/keluarga sehingga lebih banyak menggunakan kendaraan sewa di bawah 9 kursi. Data kendaraan sewa di Bali yang tercatat di Pawiba sebanyak 2.500 unit.

Selain itu, kisruh taksi yang memunculkan travel advisory Australia ini berdampak pada angkutan pariwisata di Bali. Kisruh taksi ini terjadi di Bali sehingga berdampak pada citra armada angkutan pariwisata di Bali. Jika kisruh taksi yang terkesan anarkis terulang kembali dan ada wisatawan menjadi korban, dipastikan akan sangat berdampak pada kunjungan wisatawan ke Bali.

Leave a Reply