Search

Jelang Nyepi, Tarif Hotel di Bali Naik

Menjelang perayaan Nyepi, tarif sewa kamar hotel di Kota Denpasar khususnya di kawasan wisata Sanur mengalami kenaikan hingga 10 persen. Kenaikan tarif tersebut terjadi pada perayaan libur nasional seperti Nyepi, Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Meski jauh hari harga telah dinaikkan, namun sampai perayaan Nyepi nanti, kamar yang hotel-hotel sudah terisi penuh.

Diyakini kenaikan ini tidak akan mempengaruhi minat wisatawan ke Bali, karena Nyepi merupakan salah satu ritual keagamaan yang sangat menarik bagi wisatawan berkunjung ke Bali. Kenaikan harga sewa kamar hingga 10 persen itu, telah ditawarkan kepada wisatawan asing yang ingin menikmati suasana Nyepi di Bali sejak beberapa bulan lalu.

Sementara itu, terkait penutupan Bandara Ngurah Rai selama 24 jam, tidak mempengaruhi kedatangan wisatawan ke Bali. Bagi wisatawan yang merayakan Nyepi di Bali akan berdatangan sepekan menjelang perayaan, jadi hal itu tidak akan menghambat kedatangan mereka ke Bali.

Selain hotel berbintang, beberapa hotel kelas melati, vila yang tersebar di kawasan Sanur, Nusa Dua dan Kuta juga mengalami hal yang sama, bahkan tidak sedikit pengelola yang menolak pesanan. Perayaan Nyepi tahun ini ada peningkatan dibanding tahun lalu, di mana seminggu menjelang perayaan, beberapa kamar telah dipesan. Kondisi ini kemungkinan dikarenakan lomba pawai ogoh-ogoh yang diselenggarakan Pemkot Denpasar sehari menjelang Nyepi.

Tingginya harga sewa kamar hotel pada hari libur tertentu seperti saat ini menjadi hal biasa karena permintaan melonjak. Ini merupakan rezeki musim libur, jadi wajar pihak pengelola menaikkan harga, karena tingkat pemesanan yang sudah pasti tinggi.

Leave a Reply